Admin BBWS - 11 Juni 2026
Dalam Loka atau istana Sumbawa merupakan peninggalan sejarah dari Kerajaan Sumbawa. Rumah adat ini bukan sekadar bangunan, melainkan simbol kebesaran, kearifan lokal, dan kecerdasan arsitektur masyarakat Sumbawa. Berdiri kokoh sejak 1885, bangunan ini mencerminkan harmoni antara fungsi, estetika, dan lingkungan.
Tak hanya itu, terdapat pula nilai spiritual yang melekat kuat. Unsur Islam hadir pada bangunan ini, salah satunya terlihat pada tiang-tiangnya yang memuat tulisan 99 Asmaul Husna—menjadi pengingat akan nilai ketauhidan yang menyatu dalam kehidupan dan arsitektur.
Nilai-nilai itulah yang kini dihidupkan kembali dalam pembangunan gardu pandang di Bendungan Beringinsila. Mengadopsi bentuk dan karakter arsitektur Dalam Loka gardu pandang ini tidak hanya menjadi tempat menikmati panorama, tetapi juga ruang yang menghadirkan identitas lokal.
Di sini, air yang dikelola untuk kehidupan bertemu dengan warisan budaya yang mengakar.
Memandang bendungan, serasa menatap masa depan dengan pijakan kuat dari masa lalu.
#SigapMembangunNegeriUntukRakyat
#MengelolaAirUntukNegeri