Admin BBWS - 1 September 2026
Hadapi El Nino 2026, BBWS NT I Mataram Siagakan 24 Jam dan Perluas Posko Kekeringan
MATARAM, Mbojoinside – Menghadapi puncak musim kemarau dan potensi El Nino 2026, BBWS Nusa Tenggara I Mataram memperkuat kesiapsiagaan dengan mengaktifkan siaga 24 jam untuk penanganan penghentian di NTB.
Komitmen itu ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Bencana Kekeringan yang digelar pada Senin (27/7/2026), guna memastikan layanan sumber daya air tetap berjalan di wilayah rawan.
“Kami perintahkan seluruh jajaran siaga 24 jam. Koordinasi diperkuat, posko lemah, dan respon lapangan dioptimalkan,” ujar Kepala BBWS NT I Mataram, Antonius Suryono.
Ia menegaskan tim harus proaktif. “Kita tidak menunggu laporan. Cari lokasi terdampak, temukan kebutuhan masyarakat, eksekusi cepat, laporkan melalui WRDC, dan publikasikan sebagai bentuk akuntabilitas,” tegasnya.
Rakor juga menetapkan sejumlah langkah, mulai dari pemantauan debit sungai, embung, dan bendungan secara real time hingga penyiapan distribusi air bersih ke wilayah terdampak.
Selain itu, BBWS memastikan pompa, tandon, dan peralatan siaga selalu siap digunakan, disertai pelaporan kondisi lapangan secara cepat dan real time.
Satgas Bencana juga diminta memperkuat komitmen, memetakan titik rawan kekeringan, serta menerapkan pedoman Cari, Temukan, dan Eksekusi dalam setiap penanganan.
“Melalui kesiapsiagaan yang terintegrasi, kami berkomitmen menghadirkan layanan SDA yang cepat, tanggap, dan Andal demi menjaga ketahanan air masyarakat NTB,” pungkas Antonius.
BBWS NT I Mataram juga mengajak pemerintah daerah, BPBD, TNI-Polri, dan masyarakat untuk menghemat udara serta segera melaporkan jika ada wilayah yang mulai mengalami krisis air bersih.